Selamat Datang di Blog Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Gowa ~ Salam Paskibraka untuk Abdi Merah Putih !!! ~ [INFO ADMIN] : Jangan lupa memberikan komentar berupa tanggapan terhadap artikel atau saran dan kritiknya demi perkembangan blog ini. Terima Kasih

14 Maret 2013

Kriteria Calon Paskibraka Tingkat Nasional dan Tingkat Provinsi

Kriteria umum seleksi calon peserta Paskibraka tingkat nasional dan tingkat provinsi.
  • Siswa-siswi SLTA ( sederajat ) 
  • Usia 16 - 18 tahun diutamakan kelas X dan kelas XII
  • Tinggi badan untuk tingkat nasional.
    • putra l75 - l78 cm ( berat badan ideal )
    • putri l65 - 175 cm ( berat badan ideal )
  • Tinggi badan untuk tingkat provinsi.
    • putra 165 - 175 cm ( berat badan ideal )
    • putri l63 - l70 cm ( berat badan ideal )
  • Mahir baris berbaris.
  • Menguasai peraturan dan perlakuan tentang bendera kebangsaan.dan dapat melaksanakan tugas pengibaran dengan baik.
  • Berkepribadian dan berakhlak mulia.
  • Berpenampilan simpatik, menarik, segar dan gembira.
  • Belum pernah menjadi paskibraka tingkat nasional dan propinsi.
  • Berkemampuan dalam satu bidang seni ( menari,menyanyi, dan memainkan alat musik).
  • Mendapat izin tertulis dari orang tua dan sekolah.
  • Pas foto warna yg terbaru ukuran 3X4 ( 1 lembar ) 4X6 ( 1 lembar ).
  • Nilai raport diatas rata rata kelas.
  • Aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dan kegiatan masyarakat.
  • Dapat berbahasa inggris aktif ( lisan dan tulisan ) untuk tingkat nasional.

27 Agustus 2012

Pelatihan di Dapil : Pembentukan Fisik dan Mental Capaska

Alhamdulillah, karena Tim Seleksi Calon Paskibraka Kab. Gowa telah turun menyeleksi di daerah pemilihannya (DAPIL) masing-masing. Seperti tahun lalu, kali ini PPI Kab. Gowa memakai konsep yang sama dalam rekruitmen Calon Paskibraka (capaska) Tahun 2012. Konsep Dapil ini adalah Konsep Rekruitmen yang dipakai sejak tahun 2009, dengan tujuan utama PPI yang turun langsung ke sekolah-sekolah mencari Capaska yang akan menjadi Pasukan Pengibar Duplikat Bendera Pusaka di HUT Proklamasi nantinya. Konsep ini juga direspon dengan sangat baik oleh Dinas Pendidikan Olahraga dan Pemuda setempat, dibuktikan dengan terbitnya Surat Tugas No: 800/425/DIKORDA yang ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas. Dalam Surat Tugas tersebut PPI Kab. Gowa diberikan waktu selama 2 minggu mencari Capaska di SMA/SMA yang ada di Kab. Gowa, dimulai dari tanggal 30 April s/d 12 Mei yang lalu.

Download Album Cokelat - Untukmu Indonesiaku

Salam Merah Putih..
Wangi 17 Agustus sebentar lagi terbang bersama angin, karena itu kami menyediakan lagu-lagu kebangsaaan yang di aransemen oleh Band Cokelat untuk tetap menjaga semangat kebangsaan kita.
Berikut adalah list lagu dalam album Untukmu Indonesiaku.

  • Satu Nusa Satu Bangsa - Cipt: L. Manik
  • Tanah Air - Cipt: Ibu Sud
  • Kebyar-kebyar - Cipt: Gombloh
  • Cinta Damai - Cipt: Cokelat
  • Syukur - Cipt: H. Mutahar
  • Bangun Pemudi Pemuda - Cipt: A. Simanjuntak
  • Ikrar Kami - Cipt: Cokelat
  • Halo-halo Bandung - Cipt: Ismail Marzuki
  • Bendera - Cipt: Eross Candra
  • Hari Merdeka - Cipt: H. Mutahat

Tak sabar untuk dengarkan?
Klik Link dibawah ini

[DOWNLOAD]

26 Mei 2012

Garuda Pancasila : Lambang Negara yang Tidak Goyah oleh Zaman

Burung Garuda melambangkan kekuatan
Warna emas pada burung Garuda melambangkan kejayaan
Perisai di tengah melambangkan pertahanan bangsa Indonesia

Simbol-simbol di dalam perisai masing-masing melambangkan sila-sila dalam Pancasila, yaitu:
  1. Bintang melambangkan sila Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Rantai melambangkan sila Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab
  3. Pohon beringin melambangkan sila Persatuan Indonesia
  4. Kepala banteng melambangkan sila Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam  Permusyawaratan/Perwakilan
  5. Padi dan Kapas melambangkan sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Warna merah-putih melambangkan warna bendera nasional Indonesia. Merah berarti berani dan putih berarti suci

Garis hitam tebal yang melintang di dalam perisai melambangkan wilayah Indonesia yang dilintasi Garis Khatulistiwa

Jumlah bulu melambangkan hari proklamasi kemerdekaan Indonesia (17 Agustus 1945), antara lain:
  • Jumlah bulu pada masing-masing sayap berjumlah 17
  • Jumlah bulu pada ekor berjumlah 8
  • Jumlah bulu di leher berjumlah 45
Pita yang dicengkeram oleh burung garuda bertuliskan semboyan negara Indonesia, yaitu
Bhinneka Tunggal Ika yang berarti “berbeda beda, tetapi tetap satu jua”.

04 Mei 2012

Ki Hajar Dewantara : Bapak Pendidikan Republik Indonesia


Raden Mas Soewardi Soerjaningrat (EYD: Suwardi Suryaningrat, sejak 1922 menjadi Ki Hadjar Dewantara, EYD: Ki Hajar Dewantara, beberapa menuliskan bunyi bahasa Jawanya dengan Ki Hajar Dewantoro; lahir di Yogyakarta, 2 Mei 1889 – meninggal di Yogyakarta, 26 April 1959 pada umur 69 tahun; selanjutnya disingkat sebagai "Soewardi" atau "KHD") adalah aktivis pergerakan kemerdekaan Indonesia, kolumnis, politisi, dan pelopor pendidikan bagi kaum pribumi Indonesia dari zaman penjajahan Belanda. Ia adalah pendiri Perguruan Taman Siswa, suatu lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi para pribumi jelata untuk bisa memperoleh hak pendidikan seperti halnya para priyayi maupun orang-orang Belanda.

Tinjauan Historis Kabupaten Gowa

Sejarah

Sebelum Kerajaan Gowa terbentuk, terdapat 9 (sembilan) Negeri atau Daerah yang masing-masing dikepalai oleh seorang penguasa yang merupakan Raja Kecil. Negeri ini ialah Tombolo, Lakiung, Samata, Parang-parang, Data, Agang Je’ne, Bisei, Kalling dan Sero. Pada suatu waktu Paccallayya bersama Raja-Raja kecil itu masygul karena tidak mempunyai raja, sehingga mereka mengadakan perundingan dan sepakat memohon kepada Dewata agar menurunkan seorang wakilnya untuk memerintah Gowa.
Peristiwa ini terjadi pada tahun 1320 (Hasil Seminar Mencari Hari Jadi Gowa) dengan diangkatnya Tumanurung menjadi Raja Gowa maka kedudukan sembilan raja kecil itu mengalami perubahan, kedaulatan mereka dalam daerahnya masing-masing dan berada di bawah pemerintahan Tumanurung Bainea selaku Raja Gowa Pertama yang bergelar Karaeng Sombaya Ri Gowa.